Viral Bunda Di As Lakban Bayinya Di Kursi Pesawat, Ramai Dikomentari Warganet

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta -

Membawa bayi ketika berjalan memang perihal nan tidak mudah ya, Bunda. Karena itu, Bunda mungkin memerlukan beragam tips 'hack' untuk mempermudah perjalanan.

Meski begitu, nyatanya tidak semua hack nan beredar di media sosial bisa diikuti begitu saja. Jangan sampai Bunda juga mengikuti tips nan tidak masuk akal.

Hal ini terjadi pada seorang Bunda asal Minneapolis, Amerika Serikat, Lisa Floam. Baru-baru ini, dia mengunggah video berisi tips membawa bayi berjalan dengan pesawat nan membikin netizen geram.


Bukan tanpa alasan, melansir dari Fox News, Lisa mengunggah sebuah video TikTok nan memperlihatkan bayinya 'dilakban' di bangku pesawat. Dalam rekaman tersebut, terlihat sang bayi tidak bergerak alias bangun selama perjalanan.

Video ini telah ditonton lebih dari 25 juta kali dan mendapatkan lebih dari 5.500 komentar, Bunda. Namun, netizen tetap terus mempertanyakan keaslian dan keabsahan trik tersebut.

Komentar dari netizen

Meskipun beberapa pengguna mengatakan bahwa video ini hanyalah lelucon, tidak sedikit dari mereka nan meyakini bahwa metode tersebut tidak aman. Ada pula netizen nan menentang sikap Lisa.

"Tolong, jangan menempelkan perekat ke kursi. Lihat saja anakmu," ungkap seorang netizen.

"Aku iba banget sama anaknya."

"Tidak, tapi bukan buahpikiran nan bagus," papar netizen lainnya.

Meski begitu, tidak sedikit pula netizen nan menganggap video ini sebagai guyonan. Mereka pun meninggalkan komentar dengan sifat candaan, Bunda.

"Tidak. Aku hanya menggunakan steples," tutur seorang netizen.

"Kataku mah pakai rantai saja."

"Apakah ini juga sukses untuk anak usia 36 tahun?"

"Ibu 12 anak di sini. Lebih kondusif di ruang kargo dan lebih murah jika dimasukkan ke dalam satu kandang!! Semoga berhasil, Bu," banyolan akun lainnya.

Pendapat FAA dan ahli

Dalam website resmi lembaga regulator penerbangan sipil di Amerika Serikat, Federal Aviation Administration (FAA) menyatakan bahwa tempat teraman bagi anak di bawah 2 tahun adalah di dalam perangkat perlindungan anak (CRS) nan telah disetujui. Bahkan, pangkuan Bunda bukanlah tempat nan kondusif bagi mereka ketika bepergian.

"Lengan Anda tidak bisa menggendong anak dengan aman, terutama ketika terjadi turbolensi. Membelikan tiket untuk anak adalah satu-satunya langkah untuk menjamin bahwa Anda bisa menggunakan CRS. Ini adalah perihal nan pandai dan betul untuk dilakukan agar semua personil family tiba dengan selamat di tempat tujuan," tulis situs tersebut.

Sejalan dengan perihal ini, Teknisi Keselamatan Penumpang Anak bersertifikat nasional, Michelle Pratt, turut mengungkapkan pemikirannya tentang trik nan dibagikan oleh Lisa Floam.

Michelle menyebut trik tersebut mungkin dilakukan oleh seorang Bunda. Meski begitu, nan paling kondusif bagi bayi di bawah usia 2 tahun adalah meletakkan mereka di bangku terpisah dengan sabuk pengaman.

"Namun, jika Anda mau membelikan bangku terpisah untuk anak nan berumur di bawah 2 tahun, tempat teraman bagi mereka adalah dengan memasang sabuk pengaman di car seat," ujarnya.

Tidak hanya itu, Michelle juga menambahkan bahwa memeluk anak di pangkuan alias apalagi mengikat mereka di bangku pesawat bukanlah langkah nan praktis dan aman.

Lantas, seperti apa syarat membawa bayi perjalanan jauh menurut Kemenkes? Simak penjelasanya pada laman berikutnya, ya.

Bagi Bunda nan mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

Selengkapnya
Sumber HaiBunda
HaiBunda