Jempol Kaki Terasa Kebas, Apa Penyebabnya?

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Jempol kaki kebas alias meninggal rasa merupakan kondisi nan cukup umum dialami oleh banyak orang. Meski seringkali tidak berbahaya, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, jika rasa kebasnya cukup sering muncul disertai nyeri tajam, dan menjalar maka Anda sebaiknya waspada. Sebab, bisa jadi rasa nyeri dan kebas tersebut adalah tanda alias indikasi adanya gangguan pada saraf. 

Penyebab Jempol Kaki Kebas

Photo by Freepik

Ada beragam kondisi nan dapat menyebabkan jempol kaki kebas, antara lain: 

Tekanan pada Saraf

    • Posisi Duduk alias Berdiri nan Salah: Duduk alias berdiri dalam waktu lama dengan posisi nan tidak tepat dapat menekan saraf di sekitar kaki dan menyebabkan kebas.
    • Sepatu nan Tidak Pas: Sepatu nan terlalu ketat alias tidak sesuai dengan corak kaki dapat memberikan tekanan berlebih pada saraf, terutama di sekitar jempol kaki.

    Masalah Sirkulasi Darah

      • Penyakit Vaskular Perifer: Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah di kaki mengalami penyempitan alias penyumbatan, mengurangi aliran darah dan menyebabkan kebas.
      • Diabetes: Diabetes dapat merusak pembuluh darah dan saraf, termasuk nan ada di kaki, nan bisa menyebabkan sensasi kebas.

      Kerusakan Saraf

        • Neuropati Perifer: Kerusakan pada saraf perifer nan bisa disebabkan oleh beragam aspek seperti infeksi, penyakit autoimun, alias trauma fisik.
        • Cedera: Cedera langsung pada kaki alias jempol kaki dapat merusak saraf dan menyebabkan meninggal rasa.

        Kondisi Medis Lainnya

          • Arthritis: Peradangan pada sendi, terutama di wilayah kaki, bisa menekan saraf dan menyebabkan kebas.
          • Defisiensi Vitamin: Kekurangan vitamin B12 alias vitamin krusial lainnya dapat mempengaruhi kesehatan saraf dan menyebabkan meninggal rasa.

          Penanganan Jempol Kaki Kebas

          Jempol kaki kebas dapat ditangani dengan beberapa cara, antara lain: 

          1. Mengubah Kebiasaan: Pastikan untuk sering mengubah posisi duduk alias berdiri untuk mencegah tekanan berlebih pada saraf.
          2. Perawatan Medis: Jika kebas tidak kunjung hilang, krusial untuk berkonsultasi dengan master untuk mendapatkan pemeriksaan nan tepat dan penanganan nan sesuai. Dokter mungkin bakal meresepkan obat untuk meningkatkan sirkulasi darah alias mengurangi peradangan.
          3. Fisioterapi: Latihan peregangan dan penguatan otot kaki dapat membantu mengurangi tekanan pada saraf dan meningkatkan aliran darah. Fisioterapi juga dapat membantu memulihkan kegunaan saraf nan terganggu dan mengurangi sensasi kebas.
          4. Perubahan Gaya Hidup: Mengonsumsi makanan bergizi nan kaya bakal vitamin dan mineral krusial dapat menjaga kesehatan saraf. Jika penyebabnya adalah diabetes, menjaga kadar gula darah tetap terkendali sangat krusial untuk mencegah kerusakan saraf lebih lanjut.

          Itulah tadi penjelasan tentang penyebab jempol kaki kebas dan penanganannya. Untuk mengatasi masalah ini, krusial untuk mengidentifikasi penyebabnya dan mengambil langkah-langkah nan tepat, seperti nan sudah dijelaskan di atas. Jika kondisi ini terus bersambung alias memburuk, segera konsultasikan dengan master untuk penanganan nan lebih lanjut.

          Anda bisa berkonsultasi dengan master ahli kami di Klinik Patella dengan chat langsung ke nomor Whatsapp 0811-8124-2022. Klinik Patella mempunyai tim master ahli berilmu dan terapi pengobatan nan lebih minimal invasif tanpa operasi. Bagi Anda nan mau datang langsung, silakan mengunjungi Klinik Patella nan berlokasi di Mampang, Jakarta Selatan.

          Baca juga: Kenali Penyebab Telapak Kaki Sakit Saat Berjalan dan Penanganannya

          Frequently Asked Question (FAQ)

          Apa penyebab jempol kaki kebas?

          Ada beragam kondisi nan dapat menyebabkan jempol kaki kebas, antara lain tekanan pada saraf, gangguan sirkulasi darah, kerusakan saraf, dan kondisi medis lain seperti arthritis.

          Bagaimana jika rasa kebas disertai dengannyeri menjalar?

          Jika rasa kebasnya cukup sering muncul disertai nyeri tajam, dan menjalar maka bisa jadi merupakan tanda alias indikasi adanya gangguan pada saraf, seperti saraf kejepit.

          Bagaimana mengatasi jempol kebas?

          a

          Beberapa langkah dapat dilakukan untuk mengatasi jempol kebas, misalnya mengubah kebiasaan duduk, pemberian obat untuk sirkulasi darah dan anti inflamasi, fisioterapi, maupun mengubah style hidup lebih sehat.

          ***

          Feature photo by nikki_meel from Freepik

          Post Views: 2

          Selengkapnya
          Sumber Klinik Patella
          Klinik Patella