Asi Di Payudara Sebelah Kanan Berisi Makanan Dan Kiri Minuman, Mitos Atau Fakta?

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Tak sedikit ibu menyusui nan memberikan ASI-nya dari satu tetek saja terutama nan bagian kanan dengan argumen lebih banjir ASI-nya. Lantas, benarkah ASI di tetek sebelah kanan berisi makanan dan kiri minuman ya, Bunda?

Menyusui sedianya memang dilakukan secara berimbang baik tetek kanan dan juga kiri. Bunda dapat melakukannya dengan bergantian ketika salah satu payudaranya sudah dikosongkan secara maksimal.

Hal ini memang sangat disarankan guna menjaga kesiapan ASI dengan baik di kedua payudara. Selain itu, diharapkan dengan menyusui secara berimbang di kedua payudara, bayi dapat kenyang dengan maksimal. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Meski demikian, tetap saja ada ibu menyusui nan hanya menawarkan salah satu payudaranya saja ketika mengASIhi. Hal ini sah-sah saja ya, Bunda, tetapi nantinya bisa berkapak pada pasokan tetek nan tidak maksimal pada sisi nan tidak disusui. Selain itu, tetek nan jarang disusui lambat laun bakal menyusut pasokan ASI-nya.

ASI di tetek kanan dan kiri

Padahal, bayi memerlukan asupan banyak sejak lahir nan mana ASI tersebut terdapat kandungan foremilk dan juga hindmilk alias ASI di sesi terakhir nan mengandung banyak lemak. Sementara foremilk mengandung laktosa tinggi nan krusial untuk daya dan perkembangan otak bayi dan hindmilk mempunyai banyak lemak nan krusial untuk pertumbuhan bayi.

Sehingga, sangatlah disarankan agar ibu menyusui dapat menyusui bayinya lebih lama dengan satu tetek untuk memastikan bahwa bayi mendapatkan ASI dengan komplit sebelum berganti ke tetek selanjutnya, seperti dikutip dari laman Biancarei.

Mengingat setiap bayi mempunyai waktu nan berbeda-beda untuk menerima ASI berlemak tinggi di akhir menyusui, krusial untuk tidak berganti tetek saat bayi aktif menyusu ya, Bunda.

Benarkah ASI di tetek kanan berisi makanan dan kiri minuman?

Ada banyak mitos beredar mengenai ASI dan menyusui nan beredar di luar sana. Tetapi, apa pun itu, sebaiknya Bunda tidak lantas memercayainya begitu saja. Hal terpenting, Bunda menyadari bahwa menyusui merupakan sumber nutrisi optimal bagi bayi.

Selain itu, ASI juga biasa disebut sebagai cairan emas nan menjadi obat mujarab nan menyelamatkan nyawa dan menunjang kehidupan bayi sejak lahir. Dalam perjalanannya, selalu saja muncul mitos-mitos seputar menyusui nan membikin para busui galau saat mendapati perihal serupa seperti halnya dalam mitos nan ada.

Salah satunya ialah apakah betul ASI di tetek kanan berisi makanan dan kiri minuman ya, Bunda?

Penting Bunda ketahui sebenarnya menyusui mempunyai banyak faedah bagi ibu dan anak. Ada mitos beredar bahwa ASI di tetek kanan berisi makanan dan kiri minuman. Sebenarnya, apakah ini sekadar mitos alias memang betul adanya, memang perlu diketahui lebih lanjut ya, Bunda. 

Melansir Healthshots bahwa memang setiap ibu kudu menyusui lebih banyak pada tetek kanan dan sedikit pada tetek kiri setiap kali menyusui. Seperti diketahui bahwa produksi ASI jelas merupakan suatu prestasi ajaib dan merupakan kekuatan super seorang ibu. Namun, pernyataan itu tidaklah betul ya, Bunda.

Sebenarnya, perihal ini berasal dari masa lampau dimana para ibu diberi saran tersebut. Seiring kemajuan pengetahuan pengetahuan, diketahui bahwa ASI nan diproduksi pada kedua tetek adalah sama kok, Bunda. nan perlu diketahui para ibu khususnya ibu baru adalah ketika produksi ASI mulai banyak, ASI nan keluar pada setiap awal pemberian ASI bakal sedikit encer (foremilk) dan dianggap dapat memenuhi rasa haus bayi.

Sementara itu, ASI nan keluar saat tetek sedikit kosong condong berlemak ya, Bunda (hindmilk). ASI ini dapat membantu mengatasi rasa lapar bayi serta membantu penambahan berat badan bayi. Artinya, ibu menyusui tidak boleh sering berganti tetek dalam sekali menyusui.

Aturan nan terbaik ialah para ibu menyusui kudu membiarkan bayinya mengosongkan satu tetek secara efektif sebelum berganti pada tetek lainnya.

Beberapa bayi mungkin bisa kenyang hanya dengan minum dari satu tetek saja. Dan, sebagian lainnya mungkin minum dari kedua tetek dalam satu sesi menyusui. Sehingga, Bunda dapat membiarkan bayi untuk memutuskan berapa banyak ASI nan dapat mereka minum dalam satu sesi menyusui.

Mengenai lama menyusui, memang tidak ada patokan baku mengenai perihal tersebut ya, Bunda. Beberapa bayi mungkin tidak menyusu secara aktif dan malah tertidur di payudara. Hal ini mungkin diasumsikan oleh banyak ibu sebagai lama menyusui nan terlalu lama.

Ada baiknya pada masa-masa awal mulai menyusui, perhatikan tanda-tanda bunyi menelan nan memberitahukan ibu bahwa bayi sedang minum aktif saat menyusu. Durasi menyusui pada bayi memang bisa berbeda-beda pada setiap pemberian makan, tergantung seberapa laparnya bayi.

Terlepas dari komponen nutrisi dalam menyusui, orangtua perlu memahami bahwa bayi mendapatkan segalanya dari tetek termasuk diantaranya kehangatan, makanan, dan kenyamanan. Jadi, biarkan bayi nan memutuskan seberapa lama dan seberapa kenyang mereka hendak menyusu ya, Bunda.

Semoga informasinya membantu, Bunda.

Bagi Bunda nan mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya
Sumber HaiBunda
HaiBunda