9 Tanaman Yang Bisa Mengubah Kondisi Pikiran Seseorang

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Tahukah Bunda? Tanaman mempunyai pengaruh terhadap pikiran seseorang. Dalam perihal ini, ada beberapa jenis tanaman tertentu nan dianggap bisa mengubah kondisi pikiran manusia.

Tanaman telah berevolusi untuk menghasilkan beragam senyawa kimia sebagai metabolit sekunder. Bahan kimia ini sering berfaedah untuk menghalangi herbivora, melindungi terhadap patogen dan lingkungan sekitar, alias mengurangi akibat radiasi, dan banyak kegunaan lainnya.

Menariknya, banyak dari bahan kimia ini nan rupanya bisa bereaksi terhadap tubuh manusia dengan langkah tertentu. Ini termasuk kegagalan organ dan kematian hingga reaksi nan menginspirasi obat-obatan untuk menyelamatkan nyawa seseorang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Banner Masalah Kesuburan

9 Tanaman nan bisa mengubah kondisi pikiran seseorang

Berikut ini adalah daftar tanaman nan dapat memengaruhi otak dan kondisi mental manusia nan mengonsumsinya.

1. Koka (Erythroxylum coca)

Koka adalah semak-semak tropis nan berasal dari wilayah tertentu di Peru, Bolivia, dan Ekuador. Daunnya diketahui mengandung alkaloid kokain dan telah dikonsumsi selama beratus-ratus tahun oleh orang India di Peru dan Bolivia untuk kesenangan alias menahan kondisi kerja nan berat, kelaparan, dan kehausan.

Ketika dikonsumsi dalam jumlah kecil, kokain menghasilkan emosi sejahtera nan disertai dengan penurunan nafsu makan, menghilangkan rasa lelah, dan meningkatkan kewaspadaan mental.

Kokain membentuk kebiasaan, jika dikonsumsi secara berlebihan ini juga bisa menyebabkan seseorang menderita depresi, mudah tersinggung, mempunyai masalah tidur, kelelahan kronis, dan kejang-kejang.

2. Ganja

Ganja merupakan tanaman nan tumbuh di seluruh dunia, ini tersebar luas dengan sifat psikoatif. Bahan aktifnya, tetrahydrocannabinol (THC), terdapat di seluruh bagian tanaman jantan dan betina, tetapi paling terkonsentrasi di pucuk kembang betina.

Tunas ini biasanya dikeringkan dan dihaluskan lampau dimasukkan ke dalam pipa alias dibentuk menjadi rokok, tetapi juga dapat ditambahkan ke dalam makanan dan minuman.

Efek psikologis condong mendominasi, pengguna umumnya mengalami euforia ringan dan perubahan dalam penglihatan dan penilaian nan mengakibatkan distorsi ruang dan waktu. Ini bisa juga menyebabkan depresi, kecemasan, reaksi paranoid, dan psikosis nan berjalan empat hingga enam jam.

3. Tembakau

Tanaman tembakau mempunyai daun besar unik nan merupakan sumber nikotin terkonsentrasi. Nikotin sendiri adalah bahan aktif utama dalam tembakau nan digunakan dalam rokok, cerutu, dan tembakau sedotan.

Melansir dari laman Britannica, penggunaan tembakau menyebabkan sejumlah masalah kesehatan, termasuk kanker dan emfisema, dan menyebabkan lebih dari lima juta kematian per tahun.

4. Jimsonweed (Datura stramonium)

Jimsonweed sebagian besar tumbuh di wilayah Amerika Utara dan Selatan. Ini adalah tanaman tahunan dengan kembang berbentuk tabung putih mencolok. Daun dan bijinyamengandung alkaloid kuat nan menyebabkan halusinasi.

Tanaman ini sangat rawan lantaran bisa menyebabkan kematian jika digunakan secara berlebihan.

5. Pinang

Buah pinang tumbuh di pohon pinang dan dibudidayakan di India, Sri Lanka, Thailand, Malaysia, dan Filiphina. Mengunyah siring nan dibungkus biji pinang dapat melepaskan sejumlah alkaloid adiktif nan menimbulkan sensasi euforia ringan.

Meskipun krusial dalam banyak tradisi budaya di Asia Selatan, mengunyah sirih dikaitkan dengan sejumlah masalah kesehatan nan serius, termasuk kanker mulut dan kerongkongan.

6. Ayahuasca (Banisteriopsis caapi)

Ayahuasca adalah tanaman merambat Amerika Selatan nan digunakan sebagai bahan utama minuman psikoaktif dengan nama nan sama. Beberapa pengguna mengalami tekanan psikologis nan signifikan di bawah pengaruh obat dengan kandungan tanaman ayahuasca.

Bahkan, sejumlah kematian telah dilaporkan mengenai konsumsi tanaman tersebut. Ada juga nan mengalami muntah dan diare, lho, Bunda.

7. Salvia (Salvia divinorum)

Sebagai personil family mint, ramuan salvia telah menjadi buletin utama lantaran popularitasnya nan semakin meningkat. Tanaman ini berkarakter halusinogen, daunnya dapat dimakan alias diasap dan mengandung bahan aktif nan dikenal sebagai salvinorin A, nan mengaktifkan reseptor sel saraf tertentu.

Efeknya sangat kuat, namun berumur pendek dan mencakup emosi tidak terikat, dan perubahan persepsi terhadap diri.

8. Peyote (Lophophora williamsii)

Peyote adalah kaktus mini nan hanya ditemukan di Gurun Chihuahuan di Texas Selatan dan Meksiko Utara. Bagian atas kaktus dapat dikeringkan, ini mempunyai pengaruh halusinogen lantaran kandungan alkaloid mescaline. Efek fatamorgana sangat bervariasi bagi setiap orang nan mengonsumsinya.

9. Opium opium (Papaver somniferum)

Tanaman nan berasal dari Turki ini mempunyai kapsul biji nan jika dipotong bakal mengeluarkan getah seperti susu. Ini merupakan sumber opim mentah dan dapat diolah menjadi morfin, kodein, dan heroin.

Dikenal sebagai opiat, obat ini memberikan pengaruh utamanya pada otak dan sumsum tulang belakang. Meskipun tindakan utamanya adalah menghilangkan alias menekan rasa sakit, obat ini juga mengurangi kecemasan, mengindukasi relaksasi, dan menimbulkan peningkatan suasana hati.

Nah, itulah beberapa jenis tanaman nan dapat mengubah kondisi pikiran seseorang. Bunda juga perlu hati-hati, ya.

Bagi Bunda nan mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!

(asa/fia)

Selengkapnya
Sumber HaiBunda
HaiBunda