5 Ciri-ciri Asam Urat Tinggi Pada Wanita, Waspada Sering Diselepekan

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Kadar masam urat normal berbeda-beda antara laki-laki dan wanita. Umumnya, untuk laki-laki sekitar 2,5-7,0 miligram per desiliter (mg/dL) dan 1,5-6,0 mg/dL pada wanita. Tahukah Bunda gimana ciri-ciri masam urat tinggi pada wanita?

Asam urat merupakan produk limbah dalam tubuh. Terkadang, masam urat dapat menumpuk di persendian dan jaringan sehingga menyebabkan beragam masalah kesehatan. 

Memiliki sejumlah masam urat dalam darah termasuk perihal nan normal. Namun jika kadar masam urat berada di atas alias di bawah pemisah normal maka dapat mengakibatkan gangguan kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Banner Masalah Kesuburan

Kadar masam urat nan rendah jarang terjadi. Namun kadar nan tinggi dapat menyebabkan masam urat, penyakit ginjal, dan masalah kesehatan lainnya.

Asam urat tinggi dianggap sebagai penyakit nan lebih sering menyerang pria. Padahal wanita juga bisa mengalami masam urat tinggi, terutama setelah menopause. 

Ini lantaran menopause menyebabkan penurunan kadar hormon estrogen nan biasanya membantu mengatur kadar masam urat dalam darah. Sebelum terlambat, Bunda perlu memahami ciri-ciri masam urat tinggi pada wanita.

Mengenal masam urat tinggi

Asam urat tinggi dikenal dengan nama hiperurisemia. Hiperurisemia merupakan istilah medis untuk kadar masam urat nan tinggi dalam tubuh Bunda.

Asam urat adalah produk limbah nan dihasilkan ketika tubuh Bunda memecah bahan kimia nan disebut purin dalam makanan dan minuman. Kebanyakan masam urat larut dalam darah Bunda, melewati ginjal dan meninggalkan tubuh melalui urine.

Hiperurisemia terjadi jika terlalu banyak masam urat nan tertinggal di tubuh Bunda. Hiperurisemia menyebabkan masam urat menggumpal menjadi kristal tajam.

Kristal-kristal ini dapat menempel di persendian dan menyebabkan masam urat, suatu corak radang sendi nan menyakitkan. Mereka juga dapat menumpuk di ginjal dan membentuk batu ginjal.

Hiperurisemia sangat bisa diobati. Bunda mungkin perlu mengubah beberapa aspek rutinitas harian, seperti mengubah pola makan alias minum lebih banyak air. Penyedia jasa kesehatan mungkin bakal meresepkan obat untuk menurunkan kadar masam urat alias mengatasi indikasi apa pun nan Bunda alami.

Mengutip dari Medical News Today, 5% orang di Amerika Serikat menderita masam urat. Laki-laki mempunyai kemungkinan 4 kali lebih besar terkena masam urat dibandingkan perempuan.

Ciri-ciri masam urat tinggi pada wanita

Bunda mungkin tidak menyadari menderita masam urat tinggi, terutama jika kadarnya hanya sedikit meningkat. Namun seiring berjalannya waktu, penumpukan masam urat dalam darah bisa menimbulkan rasa sakit dan indikasi lainnya. Ini juga dapat menyebabkan kerusakan di seluruh tubuh Bunda.

Kadar masam urat tinggi nan tidak diobati pada akhirnya dapat menyebabkan kerusakan permanen pada tulang, sendi, tendon, alias ligamen. Penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara kadar masam urat nan tinggi dan kondisi kesehatan lainnya, termasuk penyakit ginjal, jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, penyakit hati berlemak, alias sindrom metabolik.

Gejala masam urat tinggi pada wanita

Meskipun secara umum gejalanya mirip dengan pria, masam urat tinggi pada wanita terkadang bisa tidak terdiagnosis awal lantaran gejalanya bisa lebih ringan alias tidak khas. Berikut beberapa ciri-ciri masam urat tinggi pada wanita nan perlu diwaspadai:

1. Nyeri sendi

Nyeri sendi merupakan indikasi utama masam urat tinggi. Sendi nan sering terkena umumnya jempol kaki, namun bisa juga terjadi pada pergelangan kaki, lutut, siku, pergelangan tangan, dan jari.

Nyeri biasanya muncul tiba-tiba dan sangat hebat, terutama pada malam hari. Nyeri sendi merupakan peringatan awal untuk Bunda nan menderita masam urat.

2. Bengkak dan kemerahan

Sendi nan terkena masam urat tinggi biasanya bakal terlihat bengkak, kemerahan, dan terasa panas saat disentuh. Bunda menjadi susah bergerak dan menyebabkan ketidaknyamanan saat beraktivitas.

3. Kaku sendi

Sendi nan terkena masam urat bisa terasa kaku dan susah digerakkan. Bahkan beberapa orang nan mengalami masam urat tinggi menjadi tidak bisa beraktivitas lantaran susah menggerakkan sendi-sendinya.

4. Demam

Beberapa wanita dengan masam urat tinggi bisa mengalami demam ringan. Demam terjadi lantaran persendian nan meradang. Sebagian dari Bunda juga bisa demam diikuti dengan sakit kepala hingga mual.

5. Kelelahan

Ciri masam urat pada wanita bisa berujung pada kelelahan nan membikin Bunda lemah dan tidak bisa melakukan aktivitas harian. Ini bisa terjadi lantaran penumpukan kristal masam urat. Kristal masam urat ini menempel di persendian sehingga menyebabkan radang sendi nan menyakitkan.

Faktor akibat masam urat pada wanita

Selain aspek menopause, beberapa perihal berikut bisa meningkatkan akibat wanita terkena masam urat tinggi:

1. Riwayat keluarga

Memiliki orangtua alias kerabat dekat penderita masam urat meningkatkan risiko. Bunda dengan riwayat family pernah kena masam urat berisiko lebih tinggi dibanding nan tidak.

2. Berat badan berlebih

Obesitas dapat meningkatkan produksi masam urat dan mengurangi keahlian ginjal untuk membuangnya. Asam urat tinggi lantaran berat badan berlebih juga bisa menurunkan kegunaan ginjal apalagi dapat menyebabkan batu ginjal.

3. Konsumsi makanan tinggi purin

Purin adalah unsur nan dipecah tubuh menjadi masam urat. Makanan laut, jeroan, daging merah, dan minuman beralkohol tinggi purin. 

Bunda dianjurkan untuk mengurangi makanan tinggi purin jika tak mau mengalami masam urat. Gula tambahan dan makanan nan tinggi fruktosa juga dapat berkontribusi terhadap akibat masam urat.


4. Kondisi medis tertentu

Beberapa kondisi medis seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit ginjal bisa meningkatkan akibat masam urat. Penggunaan obat tertentu lantaran kondisi medis nan Bunda alami, seperti obat diuretik dan aspirin dosis rendah bisa meningkatkan kadar masam urat dalam darah.

Cara mencegah masam urat tinggi pada wanita

1. Perhatikan pola makan

Kurangi makanan tinggi purin. Purin adalah unsur alami nan dipecah tubuh menjadi masam urat.

Beberapa makanan tinggi purin nan sebaiknya dibatasi konsumsinya antara lain jeroan (hati, ampela, usus), daging merah, makanan laut tertentu (udang, remis, kerang), serta makanan olahan seperti sosis dan daging asap.

Perbanyak buah dan sayur. Buah dan sayur umumnya rendah purin dan kaya bakal vitamin serta mineral nan dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Pilihlah buah-buahan dengan kandungan vitamin C tinggi, seperti jeruk, kiwi, dan stroberi, lantaran vitamin C dapat membantu mengeluarkan masam urat melalui urine.

Pilih karbohidrat kompleks. Ganti nasi putih dengan nasi merah, oatmeal, alias roti gandum sebagai sumber karbohidrat. Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat sehingga tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah nan dapat memicu pembentukan masam urat.

Batasi konsumsi alkohol. Minuman beralkohol, terutama bir, dapat meningkatkan produksi masam urat di hati dan mengganggu keahlian ginjal untuk membuangnya.

Minum air putih nan cukup. Dehidrasi dapat meningkatkan konsentrasi masam urat dalam darah. Minum air putih minimal 2 liter per hari untuk membantu mengeluarkan masam urat melalui urine.

2. Jaga berat badan tetap ideal

Obesitas merupakan aspek akibat utama masam urat. Menurunkan berat badan secara berjenjang dapat membantu menurunkan kadar masam urat dalam darah.

3. Olahraga secara rutin

Olahraga teratur tidak hanya membantu mengontrol berat badan tapi juga meningkatkan kegunaan ginjal  dan  kebugaran secara keseluruhan. Pilihlah olahraga nan  menyenangkan dan bisa dilakukan secara rutin, seperti jalan kaki, berenang, alias yoga.

4. Kelola stres

Stres dapat memicu serangan masam urat. Kelola stres dengan langkah nan sehat, seperti yoga, meditasi, alias beraktivitas nan menyenangkan.

Gejala masam urat tinggi pada wanita bisa menyerupai penyakit sendi lainnya. Jika Bunda mengalami gejala-gejala di atas, terutama setelah menopause, sebaiknya segera konsultasikan ke master untuk mendapatkan penanganan nan tepat. 

Diagnosis awal dan penanganan nan efektif dapat membantu mencegah kekambuhan dan komplikasi masam urat di masa depan.

Bagi Bunda nan mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fia/fia)

Selengkapnya
Sumber HaiBunda
HaiBunda